Kamis, 24 Juni 2021

Cerita Lima

Apapun itu serahkanlah

Ketika Cinderella bernasib indah

Berhadapan bukan berdampingan

Lahir dalam naungan

Tanpa kehilangan

Tak semua dapat terjadi

Walau 1,2, orang tau

Sekarang seperti ini


Tawar rasa melihat langit

Yakin yakin yakin

Belum.

Terburu bukan berburu

Jemari sulit untuk mengambil 

Mungkin masa melarang


Berada dalam anyaman 

Dibentuk mengikuti pola

Niat hati ingin berlabuh

Tinggi dan tinggi menuju angkasa

Sekali lagi,

Mungkin masa melarang


Tak sadar kapan Ia hadir

Cahaya ada bersamaku

Keputusan dalam pelita

Gadis yang bijaksana

Terimakasih telah menjadi

Satu-satunya alasan kuatku


Rancangan bukan takdir

Dia membuatku percaya

Meski hanya di rasa


Apakah kamu mengalaminya?





≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈


Terima kasih banyak kunjunganmu termuat di memoriku. GBU and see you..



~DWS

Senin, 01 Februari 2021

Cerita Empat

Hati ini merasa aman

Walau dihujam kekelaman

Tak peduli seberapa kuyup kehujanan

Karena Tuhan tempat perlindungan

Ternyata aku sudah merasakan

Bahwa ada damai yang Tuhan titipkan

Ternyata pelangi selalu ada, meski tertutup awan

Bagai orang yang sukar untuk didengar

Aku merasa tak layak untuk bersandar

Karna Dia begitu Besar

Namun aku selalu menitipkan “best part” yang kupunya


Satu kalimat yang selalu menjadi “best part” bagiku adalah..

Terima kasih, Tuhan Yesus.



≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Terima kasih banyak kunjunganmu termuat di memoriku. GBU and see you..


~DWS




Rabu, 16 Desember 2020

Cerita tiga

Kalau memang kebahagiaan tak berlangsung lama, pun kesedihan juga hanya sementara. Cobalah untuk memberi jeda agar kamu bisa singgah disana, dimana langit bertemu dengan lautan.


Membidik dengan jeli sasaran demi sasaran. Melesat seperti peluru yang kemudian menembus sela-sela dinding. Namun, kau lupa satu hal lagi.


Kau lupa untuk menciptakan jeda. Kau lupa bagaimana cara mengatur embusan napas, menghirup aroma kebebasan dan memandang sesuatu yang berarti dihidupmu.


Dari segala rutinitas yang mampu mencekik lehermu sewaktu-waktu itu--- biarkan aku menyampaikan kalimat permohonanku:


“Tolong, sempatkan rehat.”


≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Terima kasih banyak kunjunganmu termuat di memoriku. GBU and see you..


~DWS

Kamis, 12 November 2020

Cerita dua

Mengenang memori itu, semakin besarlah gejolak di hati. Tak tahan memendam sendiri. Hingga ku putuskan, bercerita pada Kekasih Jiwaku dan kamu sang pembaca hati. 


»

»


Hati terasa tersayat ketika melihat dua insan serasi yang menua bersama. Tersadar aku belum menjadi seperti bintang di langit yang selalu dikagumi. Begitu banyak jerih payah yang mereka lakukan untuk menjadikan buah hatinya untuk singgah di langit sana. Betapa lelahnya berjuang hingga mereka mengerang kesakitan. Namun terkadang, mereka malah tersakiti oleh cintanya. 


Setiap harapan selalu aku serahkan pada Kekasih Jiwaku untuk kebahagiaan mereka. Mereka selalu mengupayakan panen untukku. Mereka pun menjadi guru atas aku. Mungkin aku bukanlah orang yang baik, tetapi Kekasihku selalu mau mengerti aku. Ia selalu membangkitkan ku dalam keterpurukan, menemaniku dalam setiap langkahku. Terima kasih, banyak cinta untukMu. 


Ini adalah kisah motivasiku yang ku alami sendiri. Kekasihku, insan yang berbahagia itu dan kamu yang senantiasa membaca cerita ku 

Adalah inspirasi dalam setiap kehidupanku. Terima kasih telah sedia menjadi karakter dalam ceritaku. Berusaha membuat kalian tersenyum adalah tujuanku.


Ya, 

Sekarang aku sadar. 


Aku tidak akan menjadi gemerlapnya bintang di langit. Namun aku akan menjadi bulan, yang masih menjadi rahasia mengapa aku mau sepertinya.



≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Terima kasih banyak, kunjunganmu termuat di memoriku. GBU and see you..


~DWS

Kamis, 05 November 2020

Cerita satu

Tanpa disadari kita mengerang
Akan adanya bahaya yang datang

Melukis pengharapan remang-remang
Yang serba cukup di masa mendatang

Memaksa waktu untuk merestui
Segala doa yang terisi mimpi

Sampai terbesit sebuah pertanyaan

Sudah cukup baik kah kita?


Terima kasih banyak, kunjunganmu termuat di memoriku. GBU and see you..
-DWS- 


Cerita Lima

Apapun itu serahkanlah Ketika Cinderella bernasib indah Berhadapan bukan berdampingan Lahir dalam naungan Tanpa kehilangan Tak semua dapat t...